Boleh Sindir tapi Jangan Fitnah Dong!


Bagi anda yang sudah membaca tulisan Sindir-menyindir vs keterbukaan, tentu sudah mengetahui ada perubahan sedikit pada ahok yang bermain sindiran. Dimana dalam sebuah peresmian RPTRA, ahok menyampaikan joke “istikomah singkatan dari ikatan suami takut isteri kalau dirumah”. Pada dasarnya gak ada masalah bermain sindiran atau keterbukaan, itu hanyalah cara. Namun apapun itu cara yang dilakukan, kalau boleh janganlah sampai fitnah. Apalagi itu sampai bisa mendegrasi nilai-nilai dalam agama orang lain.

Dan jika dilihat dari sudut penggunaan kata istikomah, jelas sindiran ini ditujukan kepada islam baik terhadap nilai ajaran Islam maupun umat islam itu sendiri. Secara nilai ajaran, apa yang dilakukan oleh ahok dalam penggunaan istikomah yang bermakna ikatan suami takut isteri kalau dirumah, jelas-jelas mendegradasi makna istikomah yang berarti orang tegak lurus atau orang teguh pada pendiriannya. Patut diduga ahok mencoba untuk melecehkan kata istikomah tersebut. Kita tentu tidak rela jika generasi penerus kita lebih kenal dengan makan istikomah yang disebutkan ahok dari pada makna istikomah secara ajaran Islam.


Selanjutnya terhadap umat islam sendiri, disini kita perkirakan kepada siapa arah sindiran yang dilakukan ahok tersebut yaitu sebagai berikut :

1. Dari sudut penggunaan kata istikomah, jadi hobi main singkatan kata, juga si koko. Biasanya gak main singkatan, kalaupun ada biasanya singkatan huruf atau suku kata. Coba kita lihat balon yang main singkatan, Siapa orangnya? Mengingat dari beberapa bakal calon Gubernur DKI Jakarta, baru muncul Visi Misi Jakarta BANGKIT (mewujudkan Jakarta berkemBANG dengan Kreatif dan Inovatif untuk menjadi kota Terbaik 2018) berikut target program unggulan yang sarat dengan singkatan. Lihat selengkapnya Visi misi Jakarta Bangkit. Disamping itu lintasan postingan penulis dengan kelompok pendukung ahok yang awalnya menyerang penulis berubah menjadi bermain sindiran. Lihat TL Twitter penulis @af_do_li

2. Secara sosok yang menjadi sasaran ahok. Apakah ada pemimpin atau tokoh Islam yang coba diserang ahok dengan mengoloknya sebagai orang yang takut isteri kalau dirumah?

a. Apakah nabi Muhammad sebagai sosok yang dimaksud ahok ? Kita ketahui bahwa sosok Nabi Muhammad walaupun dikenal sebagai kepala pemerintahan, panglima perang, pemimpin umat namun tetap mau membantu isteri dalam melakukan pekerjaan rumah tangga. Bahkan dalam sebuah riwayat pernah disampaikan bahwa nabi menjahit pakaiannya sendiri yang robek dan beliau ketika dirumah senang membantu isteri. Hal ini sesuai dengan hadits dimana Rasulullah bersabda:”orang yang paling baik diantara kalian adalah orang yang paling baik dengan isterinya, dan aku adalah orang yang paling baik terhadap isteriku.” (HR. Tirmidhi 3830, Ibnu Madja 1967) Semoga kita termasuk orang-orang memuliakan isteri kita. Aamiin Ya Rabb.

b. Apakah ada tokoh atau pemimpin Islam lainnya di Indonesia ?

c. Apakah ada Bakal calon Gubernur lain yang dianggapnya sebagai orang yang takut isteri kalau dirumah ?


Mungkin diantara anda menganggap tulisan ini terlalu sensi ya..! namun jika kita lihat lintas perjalanan kebijakan dan video wawancara yang dilakukan ahok ini, sudah seperti hal yang biasa. Kalau bahasa gaul “test the Water”, dicoba dulu yang kecil, kalau gak ada penolakan, buat lagi yang lebih besar.

Apalagi model pendegradasian nilai-nilai Islam ini bukan hanya pada kesempatan ini saja dilakukan ahok. Beberapa kali ahok telah melakukan hal tersebut diantaranya mengidentikkan Jihad dengan Jahad (untuk kata Jahat), menyamakan Assamu alaikum (semoga kematian atas kamu) dengan Assalamu alaikum (semoga keselamatan atas kamu). Dan perbuatan ini seakan benarkan oleh media bahkan orang islam sendiri ikut mempromokan fitnah ini. Tanpa sadar ia ikut menjadi pelaku fitnah terhadap agamanya sendiri. 

Semoga kita diberkahi nikmat sebagai orang selalu istiqomah di Jalan Allah dengan senantiasa dalam petunjukNya.

Informasi terkait :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Boleh Sindir tapi Jangan Fitnah Dong!"

Posting Komentar