Fitnah Islam : Gaji Ahok dipotong Zakat Infaq Sadaqoh

Fitnah Islam : Gaji Ahok dipotong Zakat Infaq Sadaqoh


Bagi Anda yang sudah melihat video Gaji Ahok dipotong zakat, tentunya anda menjadi bertanya apakah ada kewajiban bagi ahok untuk membayar zakat. Bukankah kita ketahui bahwa zakat adalah kewajiban bagi umat muslim. Zakat terkait rukun islam yang keempat.

Mungkin ini salah satu jurus ahok untuk memperlihatkan bahwa prilakunya islami. Dia ingin memperlihatkan agar ia kelihatan islam dengan kepedulian untuk membayar zakat. Dalam beberapa wawancara dia sering membandingkan bahwa lebih baik non muslim yang berprilaku islami daripada pemimpin islam yang perilakunya tidak islami.

Timbul pertanyaan : apakah pantas kita sebut ahok prilaku islami, hanya karena dia membayar zakat? Untuk zakat sudah jelas hukumnya adalah dilakukan oleh orang yang beragama islam dan berkemampuan. Dalam satu alasan ini, ahok telah mempermainkan agama islam sebagai alat hanya untuk menarik simpati umat muslim. Jika ahok selama ini sibuk berkoar akan melawan orang yang menjual-jual agama dan menggunakan SARA dalam pilkada Jakarta. Namun dalam kasus zakat ini justeru ahok yang telah mennggunakan SARA dan menjual-jual agama. Dan lebih parahnya agama orang lain yang dijualnya.

Namun disamping itu ada kampanye dalam video gaji ahok dipotong pajak, yang jika cermati dapat menimbulkan fitnah. Jika anda mendengarkan kembali videonya, maka tentunya anda mengetahui bahwa ada 2 item pengeluaran atas gaji ahok yaitu pajak dan zakat Infaq Sadaqah (ZIS). Namun coba teliti kembali bahwa ada penggunaan kata yang berbeda antara keduanya yaitu :

1. Untuk pengeluaran pajak dari gaji : menggunakan kata “DIKELUARKAN” untuk pajak
2. Sedangkan pengeluaran Zakat Infaq sadaqah dari gaji : menggunakan kata “DIPOTONG” untuk Zakat Infaq sadaqah.

Ada 2 terminologi yang berbeda digunakan kata kata “DIKELUARKAN” untuk pajak dan kata “DIPOTONG” untuk Zakat Infaq sadaqah. Penggunaan kata DIPOTONG pada gaji tersebut berkesan bahwa ada kewajiban yang dipaksakan, padahal tidak ada kewajiban bagi ahok untuk membayar Zakat Infaq sadaqah. 

mari kita ajukan tiga pertanyaan ahok dan pasukan sybernya :

1. Apakah ahok dan timnya memang sudah berusaha untuk memojokan Islam dengan menggunakan DIPOTONG?

2. Apakah ahok dan timnya memang sudah atau sedang  berusaha untuk menggiring opini publik agar Islam terlihat kasar dengan menggunakan DIPOTONG? 

3. Apakah ahok dan timnya memang sudah atau sedang berusaha untuk memfitnah islam dengan menggunakan DIPOTONG?

Cukup tendensius memang kata yang digunakan tersebut. Terkadang kita tidak sadar, penggunaan kata-kata yang sederhana tersebut dapat menggiring opini masyarakat. Apalagi masyarakat kita sekarang, terkadang lebih cepat komentarnya dari pada memahami terlebih dahulu yang disampaikan. Mbaca postingan postingan atau beritanya belum selesai, tapi sudah komentar terlebih dahulu.


Hal ini belum termasuk akun-akun robot yang digerakkan memang untuk memprovokasi. Lain postingan lain pula komentarnya

Semoga kita dapat mengambil hikmah, bahwa banyak fitnah disekitar kita yang tanpa kita sadari telah berseliweran disekitar kita. Dan tanpa sadar atau tidak sadar itu telah mempengaruhi kita, sehingga kita semakin jauh dan takut dengan ajaran agama kita sendiri. Dan sudah saatnya dan sewajarnya jika kata-kata, gambar-gambar dalam sebuah berita, postingan yang bersifat tendensius kita jadikan sebagai ladang untuk berjihad. 

Jihad dengan jempol, jihad kekinian yang dapat mudah dan murah kita lakukan. Namun tidak meninggalkan kekuatan untuk menguatkan qolbu keislaman, keimanan dan ketaqwaan kita. Insya Allah.

Informasi terkait :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Fitnah Islam : Gaji Ahok dipotong Zakat Infaq Sadaqoh"

Posting Komentar