Jakarta perlu Ahok atau Afdol dalam Bidang Transportasi bag 2 ?

Jakarta perlu Ahok atau Afdol dalam Bidang Transportasi bag 2

Tulisan ini bagian kedua dari polling adalah Jakarta perlu Ahok atau Afdol dalam Bidang Transportasi. Tulisan ini juga merupakan jawaban keberhasilan Ahok yang kita pertanyakan dalam bidang transportasi. Dari tulisan maupun video tersebut terlihat bahwa keberhasilan yang diklaim ahok itu sejatinya adalah kegagalan dikemas ulang.

Maka berikut ini Anda akan saya ajak untuk menjawab polling Bidang Transportasi, Jakarta perlu Ahok atau Jakarta Perlu Afdol ? yaitu

Kebijakan Ahok dalam mengatasi kemacetan dengan tindakan tegas terhadap parkir liar. Mulai dari pengempesan, cabut pentil, sampai denda yang mahal yaitu 500 rb bahkan direncanakan sampai 3 juta. Jika sekilas dilihat ini mungkin yang anda sebut bahwa ahok tegas dalam menindak. 

Dalam satu sisi mungkin anda benar, namun pernahkah kita berpikir apa sebenarnya akar permasalahan dari parkir liar. Apakah karena masyarakat yang bandal atau ngeyel lah pakai bahasa ahok.? Atau apakah karena lahan parkir yang tidak memadai? Jika lahan parkir tidak memadai, hukuman denda itu bisa dikatakan kejam. Pemerintah boleh tegas dan menghukum, namun harus diimbangi dengan fasilitasinya. Jika tidak berarti pemerintah telah berlaku zalim.

Jakarta dalam melihat kondisi perparkiran, pemerintah mesti lebih kreatif dalam mengatasi parkir liar. Jika saya melihat justeru tidak hanya parkir liar saja, namun termasuk kenderaan yang parkir di badan jalan. Kenderaan yang parkir dibadan jalan otomatis mengurangi ruas jalan. Dibeberapa ruas jalan hal ini justeru menjadi salah satu biang kemacetan.

Saya ambil contoh di wilayah daerah jakarta pusat. Ada beberapa lokasi wilayahnya yang cukup padat penduduk, halaman rumah terbatas, sehingga tidak muat bagi kenderaannya. Sehingga tidak heran jika malam hingga pagi hari banyak mobil selimutan dipinggir jalan. Tidak heran di pagi hari pemandangan macet bakal terjadi, salahsatunya dikarenakan mobil masih pada selimutan di pinggir jalan. 

Untuk menjawab ini Jakarta perlu berbenah tidak hanya menggusuri warga untuk penataan kota. Untuk menuju Jakarta Perlu Afdol, Pemprov DKI Jakarta dapat membangun Rumah Parkir Susun. Sudah banyak pilihan dalam membuat Rusun Mobil. Dari mulai teknologi sederhana hingga teknologi canggih. Di Jakarta juga sudah ada, seperti RSCM sudah mengadopsi ini. Untuk Anda yang penggemar tom cruise atau film Mission Impossible tentu pernah melihat salah satu adegan yang seru saat tom cruise berkelahi diantara mobil2 yang tersusun di Rumah Parkir Susun di Jerman.

Ada 3 keuntungan yang didapatkan Pemprov dengan membangun Rusun Mobil yaitu :

1. Mengurangi kemacetan
2. Mengatasai parkir liar
3. Memberikan rasa aman, nyaman bagi pemilik kenderaan
4. Memberikan pendapatan bagi Kas Pemprov DKI.

Silahkan mana yang anda percaya dalam bidang Transportasi : Jakarta Perlu Ahok atau Jakarta perlu Afdol ?

Sampai jumpa di pembahasan selanjutnya karena permasalahan transportasi sangat kompleks tentu tidak mungkin dijabarkan secara singkat? Apalagi mengingat Jakarta seperti kehilangan arah dalam pengaturan transportasi seperti rencana lama untuk menghidupkan genap-ganjil masih belum jelas, dan malah tiba-tiba kawasan 3 in 1 yang kena dampak kena hapus. Walaupun masih sementara. Semoga Pemerintah dapat lebih komprehensif dalam merencanakan yang berkenaan dengan rakyat.

Salam Jakarta Bangkit, Jakarte Punye Aye, Jakarte Punya kita semua


Informasi terkait :

1. Polling Jakarta Perlu Ahok atau Afdoli 
2. Jakarta Perlu Ahok atau Jakarta Perlu Afdol ?
3. Bidang Transportasi 1 : Jakarta perlu Ahok atau Afdol ? 
4. Jakarta perlu Ahok atau Afdol dalam Bidang Transportasi bag 2 ? 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jakarta perlu Ahok atau Afdol dalam Bidang Transportasi bag 2 ?"

Posting Komentar