Kamu Benci Padahal Baik, Kamu Sukai Padahal Buruk


Bagi Anda mungkin Judul diatas sudah tidak asing, karena mungkin sering seliweran di Time line sosial media kita. Sejatinya kata-kata tersebut berangkat dari ayat Alquran surat Al Baqarah

diwajibkan atas kamu berperang, Padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. boleh Jadi kamu membenci sesuatu, Padahal ia Amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, Padahal ia Amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)

Ayat diatas menyatakan 

1. Perang sebagai kewajiban walaupun itu kita benci

2. Sesuatu yang dibenci , bisa jadi itu amat baik buat kita

3. Sesuatu yang disuka , bisa jadi itu amat buruk buat kita

4. Allah Maha Mengetahui, sedangkan kita tidak mengetahui

Menyikapi ayat tersebut, mungkin memang berat. Jangankan untuk menjalani Perang, mendengar kata perang saja mungkin kita akan sungkan. Perang selalu berkaitan dengan perebutan kekuasaan wilayah, pertumpahan darah, kesengsaraan dan lainnya.

Perkembangan Informasi dan teknologi menjadikan kata perang menjadi lebih ringan. Di twitter sering terdengar kata Perang Twit (Twit War), demikian juga di facebook sering terjadi perdebatan. Perang kata-kata melalui sosmed dengan modal dilakukan untuk mencari kebenaran.

Namun ringannya kata perang dalam sosmed bukan berarti ringan pula untuk dilaksanakan. Pemilihan kata-kata dalam postingan tentunya memerlukan strategi tersendiri. Sebelum posting mungkin ada yang mikir dulu, mungkin ada yang baper atau tanya perasaan dulu, dan mungkin ada juga yang asal posting aja. (“Emang gue pikirin katanya” apalagi dengan akun yang abal-abal alias palsu. 

Sah-sah saja yang mana pilihan kita, dalam melakukan posting. Yang penting diingat, kebebasan di dunia maya bukan berarti tidak ada aturan. Tetap ada aturan yang berlaku walaupun postingan kata-kata yang keluar hanya melalui tarian jempol kita. Bisa jadi ada yang tidak terima dan berbeda maksud dengan apa yang kita posting.

Oleh karenanya menjelang Bulan Ramadhan 1437 H ini, melalui akun ini saya mohon maaf atas salah dan khilaf yang mungkin tidak sengaja menyinggung Anda. Postinganya yang ditujukan bisa jadi menimbulkan perasaan uang tidak berkenan di hati, untuk saya memohon maaf yang sebesar-besarnya.

Sedangkan terkait tujuan akun ini beberapa waktu ini dan kedepan memang di didedikasi untuk Jihad Perangi Ahok. Hal ini tentu akan tetap berjalan seperti biasanya, sepanjang fitnah ahok dan fitnah terhadap islam masih berlangsung. Akun ini akan tetap berjuang untuk menghentikan fitnah terhadap islam, menghentikan pembodohan terhadap warga Jakarta dan menghentikan Perusakan tatanan Kehidupan berbangsa dan bernegara.

Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kesuksesan selalu dengan penuh limpahan rezeki. Khusus untuk kita yang menjalankan Ibadah Puasa Ramadahan 1437 H diberikan kemuliaan dan keberkahan dalam ibadahnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kamu Benci Padahal Baik, Kamu Sukai Padahal Buruk"

Posting Komentar